Rabu, 28 Desember 2016

ARSITEKTUR POST MODERN DAN ARSITEKTUR MODERN

ARSITEKTUR POST MODERN DAN ARSITEKTUR MODERN (COMPARING)

KRITIK ARSITEKTUR

1. Self critismSelf critism adalah salah satu metode untuk mengkritisi suatu karya/objek punya kita sendiri dan dikritisi oleh diri kita sendiri. Hal ini bisa dilakukan jika diri kita mempunyai perspektif berbeda di dalam otak atau pikiran kita. Bisa dikatakan bahwa self critism ini membuat kita untuk berfikir menjadi orang lain. Dalam proses berfikir self critism, dalam otak kita harus berfikir menjadi 2 sudut pandang pribadi yaitu pikiran positif menjelaskan tentang apa yang harus diperbaiki dan ada pikiran negative menjelaskan rasa takut kemudian memperbaikinya.
2. Authority critismAuthority critism adalah salah satu metode untuk mengkritisi suatu karya/objek oleh orang yang mempunyai wewenang. Seperti dari pihak pemerintah yang mengkritisi. Dalam prosesnya terdapat hirarki antara individu dengan pihak berwenang.
3. Expert critismExpert critism adalah salah satu metode untuk mengkritisi suatu karya/objek oleh orang yang mempunyai keahlian dibidangnya sehingga ia memliki hak untuk mengkritisi karena keahlian dan pengalamannya. Contohnya seperti juri yang mengritisi hasil karya.
4. Peer critismPeer critism adalah salah satu metode untuk mengkritisi suatu karya/objek oleh suatu kelompok ke kelompok lainnya.
5. Layman critismLayman critism adalah salah satu metode untuk mengkritisi suatu karya/objek oleh masyarakat awam. Kritik yang dikeluarkan lebih jujur karena kritik dikeluarkan dengan spontan dan menurut pikiran sendiri.



ARSITEKTUR MODERN

 Fallingwater - DSC05639.JPG
      Location

Mill Run, Pennsylvania
Nearest city Uniontown
Coordinates 39°54′22″N 79°28′5″WCoordinates: 39°54′22″N 79°28′5″W
Built 1936–1939
Architect Frank Lloyd Wright
Architectural style Modern architecture




Self critism
kesan sederhana terdapat mulai di pintu masuk utama yang hanya di tandai dengan sebuah tiang batu, berlanjut ke bangunan pengelola museum yang di dominasi dengan bahan kayu, jalan setapak dan berujung pada falling water yang berdiri di bantaran sungai berbatu dengan sebuah air terjun kecil di depannya. Berdiri di hamparan hutan Oak dan Maple menjadi sebuah kesan harmoni tersendiri antara bangunan ddengan alam.
            Falling Water dibangun dengan konsep desain yang tidak lazim pada saat itu, dimana F.L. Wright (yang banyak dipengaruhi budaya jepang) berusaha menghadirkan sebuah karya arsitektur dengan pendekatan konsep dengan alam, sangat kontras dengan arsitektur modern yang cenderung sinkron dengan lingkungan. Pemilihan lahan secara tepat dan bahan secara apik menyiratkan kesederhanaan dan penghargaan terhadap alam sekitar.
 
layman critism
         Diambil dari quarry di sekitar lokasi dengan pemilihan struktur yang didominasi sistem cantilever(overhang) berbahan utama beton bertulang secara sepintas tampak biasa saja, namun kalau dilihat lebih detail menunjukkan bahwa falling water dibangun dengan sistem struktur yang rumit dan sangat detail. Masuk kedalam bangunan,akan tampak tonjolan bebatuan asli berukuran besar yang menunjukkan bahwa bangunan didirikan sangat menyatu dengan alam dalam arti yang sebenarnya dimana sangat sedikit dari bebatuan tebing sungai yang dirubah struktur aslinya. Banyak bukaan yang pada dinding dan atap juga menunjukkan konsep hemat energi (cahaya dan panas) yang sekarang ini menjadi isu global. Berada di kawasan terpencil yang cenderung middle of nowhere.
 
BANGUNAN POST MODERN
   
 Hasil gambar untuk Portland Municipal Service Building

Nama proyek               : Portland Municipal Service Building
Pemilik Bangunan       : City of Portland, Bureau of General Services
Lokasi                         : Portland
Arsitek                                    : Micheal Graves, Emiry Roth and Sons
Tahun                          : 1982
Biaya Pembangunan   : US$29 Juta
Tipe Bangunan            : Municipal/Pemerintahan
 
 
EXPERT CRITISM
Tampilan khas Michael Graves pada Portland Building berupa dengan penggunaan dari berbagai bahan yang bertekstur dan warna, jendela dengan ukuran yang kecil, dan penyertaan dekoratif yang berkembang dan menonjol sehingga menghadirkan sebuah visualisasi yang sangat kontras dengan gaya arsitektur yang paling umum digunakan untuk bangunan kantor pada saat itu. Dengan faktor-faktor tersebut yang membuat bangunan ini menjadi salah satu ikon arsitektur post-modern. Bangunan ini merupakan bangunan besar yang pertama dengan gaya arsitektur post-modern. Desain digambarkan sebagai penolakan terhadap prinsip-prinsip modernis didirikan pada awal abad ke-20.
 
AUTHORITY CRITISM
Walikota Portland yaitu Frank Ivancie berpendapat bahwa gaya modernis kemudian diterapkan untuk sebagian besar pada bangunan kantor mulai membuat beberapa kota di Amerika menjadi pusat-pusat kota terlihat membosankan, sebagian besar gedung-gedung yang tertutupi oleh kaca dan baja. Sangat kurang terdapat fitur desain yang akan membuat mereka menonjol
 




c